Pengertian Kata Kerja

Pengertian Kata Kerja – Kata Kerja. Sama seperti yang dijumpai, jika dalam sebuah kalimat terbagi dalam rangkaian kaca yang mempunyai peranan semasing. Agar hasilkan kalimat yang prima, minimal terbagi dalam S+P+O+K. Formasi itu tidak terlepas dari sebuah kata kerja atau predikat.

Meskipun dalam pelajaran Bahasa Indonesia kita kerap menyebutkan kata kerja, atau dalam pengerjaan kalimat kerap dibahas sekitar kata kerja, tetapi rupanya ada banyak calon penulis yang masih belum pahami peranan kata kerja secara benar.

Oleh karena itu, pada artikel ini kami akan menolong kamu untuk pahami kata kerja lebih lengkap dan jelas.

Pemahaman Kata Kerja

Sumber Referensi : https://rahasiasukses.co.id/

Pemahaman kata kerja atau yang dikatakan sebagai kata verba pada umumnya ialah kelas kata yang mengatakan satu perlakuan, kehadiran, pengalaman, atau pemahaman aktif yang lain. Dalam kata lain, kata kerja memvisualisasikan satu perlakuan atau rutinitas yang dilaksanakan oleh subyek kalimat.

Kata dapat disimpulkan sebagai komponen paling kecil dengan bahasa. Kelompok atau penyatuan kata bisa menjadi frasa, klausa dan kalimat. Pemakaian kata kerja demikian penting dalam sebuah kesatuan kalimat. Tipe kata kerja jadikan sebuah kalimat efisien dibuat.

Tipe kata kerja biasanya dipakai sebagai predikat pada suatu frasa atau kalimat. Pengertian Kata Kerja Tipe kata kerja dikelompokkan jadi kelompok-kelompok seperti karakter dan perannya. Ada beberapa ribu contoh kata kerja dari kategorisasi yang ada. Dalam sebuah penulisan, penting pahami apa tipe kata kerja.

Bisa diambil kesimpulan kata kerja atau verba ialah tipe kata yang mengatakan sebuah perlakuan, pengalaman, kehadiran dan semua wujud aktivitas aktif yang lain. Pada suatu kalimat, kata kerja atau verba itu berposisi sebagai predikat.

Beberapa ciri Kata Kerja

Dikutip dari : https://ryzendev.co.id/

Berikut ialah beberapa ciri yang ada pada kata kerja verba untuk menjelaskan satu aktivitas yang dilakukan seorang.

  • Memiliki makna tindakan, rutinitas atau perlakuan.
  • Memiliki makna proses.
  • Umumnya dibarengi kata kerja. Umumnya dibikin dengan sisipan me-, di-, ter-, me-kan, di-kan, ber-an, memper-an, dan memper-i.Kata dapat didului kata pengakuan waktu, seperti sudah, sedang, akan, nyaris, selekasnya.
  • Dapat diperlebar dengan menambah dengan + kata karakter setelah, misalnya seperti dia berlali secara cepat, Nani hitung dengan cermat dan sebagainya.
  • Kata kerja kerap dituruti dalam kata dan atau info.
  • Bisa dikasih faktor waktu, seperti akan, sedang, dan sudah Contoh: akan mandi, akan tidur,
  • sedang makan, sudah pulang
  • Bisa dipungkiri dalam kata tidak Contoh: tidak makan, tidak tidur.
  • Bisa dituruti oleh kombinasi kata dengan + KB/KS Contoh: Pergi dengan adik, menulis
  • secara cepat.

Beberapa jenis Kata Kerja

Dikutip dari : https://sepatucibaduyut.co.id/

Kata kerja verba mempunyai beberapa macam berdasar object, wujud, object, subjeknya. dan wujud yang lain. Beberapa macam salah satunya sebagai berikut ini:

Kata Kerja Verba Berdasar Memiliki bentuk
Berdasar memiliki bentuk, kata kerja dipisah jadi kata kerja dasar dan kata kerja turunan.

  1. Kata Kerja Verba Dasar
    Kata kerja dasar ialah kata kerja yang tidak mempunyai sisipan atau sebagai kata awal. Misalkan makan, minum, mandi, tidur, lari, bakar, tiba, bangun, mengambil, angkat, antar, dan lain-lain.

Contoh Kata Kerja Dasar dalam kalimat :

  • Telah jam 12.00 siang, Marni belum juga bangun.
  • Adi tak pernah minuman keras.
  • Erna dan beberapa temannya mandi di sungai.
  • Liburan panjang kerjanya cuman tidur dan makan saja.
  1. Kata Kerja Turunan
    Kata kerja turunan ialah kata kerja yang telah memperoleh sisipan (afiksasi) atau alami pemajemukan, kata kerja turunan dapat dipisah kembali jadi 5 barisan :
  • Bebas Afiks Harus, ialah kata yang perlu memiliki afiks agar dapat berperan sebagai kata kerja, jika dipisah dari afiksnya, karena itu kata ini menjadi tipe kata yang lain. Contoh : Landing, Melebar, Jadi kering, dll.
  • Bebas Afiks Manasuka, kata kerja dasar yang ditambah afiks, tetapi tetap bisa berperan sebagai kata kerja jika afiks itu tidak dipakai. Misalnya : Membaca, Cari, Bekerja.
  • Terlilit Afiks Harus, Misalnya berusaha, pindah, berjumpa.
  • Reduplikasi, ialah kata kerja yang alami perulangan di dalamnya. Misalnya Menari-nari, Bergoyang-goyang, mencari, dll.
  • Majemuk, ialah kata kerja yang tercipta dari 2 kata lainnya lalu setelah dipadukan memberi arti baru. Misalnya mencari mati, bersihkan darah, dll.

Kunjungi : https://www.totalsystem.co.id/

Kata Kerja Berdasar Subjeknya

Sementara berdasar peranan subjeknya, kata kerja dipisah jadi kata kerja aktif Pengertian Kata Kerja dan kata kerja pasif.

  1. Kata Kerja Verba Aktif
    Kata kerja aktif ialah kata kerja di mana subjeknya berposisi sebagai aktor dan umumnya bermulaan me- dan ber-

Contoh kata kerja aktif verba dalam kalimat :

  • Adi memukul bola dengan kuat.
  • Mirna kumpulkan kerang di pantai.
  • Kuda itu lari cepat sekali.
  • Ibuku berjumpa bu Lurah di pasar
  1. Kata Kerja Verba Pasif
    Kata kerja pasif ialah kata kerja yang subjeknya berposisi sebagai yang dikenakan subyek atau gampangnya bisa dikatakan sebagai pasien. Biasanya bermulaan di- dan ter

Contoh kata kerja verba pasif dalam kalimat:

  • Tanamanan itu disirami oleh Andin tiap pagi
  • Bola disepak Andi sampai keluar gawang
  • Adi terlontar dari sepedanya
  • Kami terpasah di pulau, karena perahu yang kami naiki hancur
  • Kata Kerja Verba Berdasar Objectnya

Berdasar objectnya, kata kerja dipisah jadi kata kerja transitif, kata kerja benefaktif dan kata kerja intransitif.

  1. Kata Kerja Verba Transitif
    Kata kerja transitif ialah kata kerja yang perlu memiliki object. Dalam kalimat, kata kerja ini harus dituruti object agar dijumpai artinya.

Contoh kata kerja Transitif dalam kamu jumpai pada kalimat di bawah ini.

  • Cantik membersihkan piring. (kata “membersihkan” sebagai kata kerja transitif. “membersihkan” bisa disimpulkan bersihkan piring, gelas, sendok dan yang lain hingga harus dipertegas karena ada object dalam kalimat).
  • Rina membuat karya tulis. (kata “membuat” sebagai kata kerja transitif. “membuat” bisa disimpulkan membuat kue, robot, permainan, dan lain-lain, hingga harus dipertegas karena ada object dalam kalimat).
  • Lira memberikan makan binatang. (kata “memberikan” sebagai kata kerja transitif. “memberikan” bisa disimpulkan memberi suatu hal ke object lain, dapat kucing, kelinci, anjing, dan lain-lain. Hingga harus dipertegas karena ada object dalam kalimat).
  • Ia menyepak batu dengan keras. (kata “menyepak” sebagai kata kerja transitif. “menyepak” bisa disimpulkan beraktivitas dengan memakai kaki, menendang, dan lain-lain, hingga harus dipertegas dengan object dalam kalimat).

Simak Juga : https://www.yolie.co.id/

  1. Kata Kerja Verba Intransitif
    Kontradiksi dari transitif, yang memerlukan object sebagai kata penjelas, kata kerja intransitif ialah kata kerja yang tidak memerlukan object. Ini karena artinya jelas sudah. Contoh kata kerja intransitif seperti pergi, tidur, duduk. Meski begitu, kata kerja intransitif umumnya dituruti dengan info.

Contoh kata kerja intransitif dalam kalimat sebagai berikut ini:

  • Laila sedang makan di warung depan sekolah.
  • Erna tidak jadi ke pasar.
  • Keluarga korban kecelakaan itu menangis.
  • Mirna sedang tidur nyenyak.